Comments

3/recent-comments

Kamis, 29 Januari 2015

Sudahkah Saya Tarbiyah?



Sudahkah Saya Tarbiyah?

Ia adalah pertanyaan yang tidak saja penting untuk dijawab, bahkan menentukan sebagian masa depan saya; masa depan tarbiyah dan masa depan saya pada umumnya.

Sekian tahun saya menikmati tarbiyah, sampailah saatnya saya pada satu titik. Satu titik yang mempertanyakan apakah sesungguhnya saya sudah tarbiyah? Apakah saya sudah tarbiyah bukan karena saya telah memiliki murabbi; bukan karena saya telah memiliki halaqah; bukan karena saya telah menjadwal liqa’ pekanan; dan juga bukan karena aspek lainnya. Namun, lebih kepada pengertian bahwa apakah saya telah berubah? Apakah saya telah memiliki kemampuan mengubah? Sejauh manakah saya telah merasakan sakitnya perubahan? Sejauh manakah pula kerelaan saya untuk berubah? Atau saya tetaplah saya yang dulu; tak berubah karena tarbiyah dan tak mengubah dengan tarbiyah. Benarkah tarbiyah saya? Benarkah saya sudah tarbiyah?

Mempertanyakan apakah saya telah tarbiyah adalah sesuatu yang tak terhindarkan pada saat materi tarbiyah relatif telah berkumpul; ketika pengalaman telah cukup mewarnai cara pandang; ketika murabbi telah beberapa kali berganti; dan ketika halaqah telah bervariasi. Hal yang terpenting adalah ketika saya mencoba menatap masa depan. Benarkah saya telah tarbiyah?

Jakarta, 8 Mei 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blog Archive

Definition List

3/Music/post-grid

Unordered List

3/Business/post-per-tag

Support

5/Business/slider-tag